Abstract
Kegiatan dongeng yang selama ini dilakukan oleh pendongeng komunitas Kampung Dongeng Medan berpusat mentor atau kakak pendongengnya saja. Akibatnya anak usia 6-8 tahun ini pasif karena hanya menyimak cerita dari pendongengnya saja. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan efektifitas pelatihan DOCI dalam meningkatkan kemampuan bahasa dan sosial anak usia 6-8 tahun. Metode penelitian menggunakan R&D dengan pendekatan Borg and Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 6-8 tahun di Komunitas Kampung Dongeng Medan. Pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan modul pelatihan DOCI untuk meningkatkan dengan hasil validasi ahli media 90,0% berkategori sangat valid, sedangkang ahli materi dengan perolehan presentase 86,0% berktegori sangat valid, dan validasi praktisi dongeng diperoleh skor rata-rata 85,78% dinyatakan sangat valid. Uji coba skala kecil diperoleh 84,5% dan uji skala luas diperoleh 95,3% berkategori sangat praktis. Efektifitas modul pelatihan DOCI meningkat terhadap kemaampuan bahasa dan sosial anak usia 6-8 tahundiperoleh skor normalized gain (N-Gain) 0,36 berada kategori efektif. pengembangan modul pelatihan DOCI dinyatakan meningkatkan pada kemampuan bahasa dan sosial anak usia 6-8 tahun.
Cite
CITATION STYLE
Maryanti, M., Khadijah, K., & Sitorus, A. S. (2022). Pengembangan Modul Pelatihan DOCI (Dongeng Cilik) untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa dan Sosial Anak Usia 6-8 Tahun. Jurnal Basicedu, 6(1), 619–624. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.2055
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.