Analisis Digital Forensik Metadata pada Rekayasa Digital Image sebagai barang bukti Digital

  • Fransiskus M
  • P N
N/ACitations
Citations of this article
81Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan zaman digital telah mengubah segala hal, termasuk dalam hal fotografi. Foto digital memiliki keunggulan dan kekurangan, termasuk kemampuan untuk dimanipulasi dengan software editing sehingga sulit membedakan antara foto asli dan hasil manipulasi. Foto rekayasa tersebut dapat dengan mudah menyebar melalui media sosial dan menimbulkan kecemasan serta keraguan terhadap kebenaran berita. Motif-motif seperti politik, agama, dan motif pribadi dapat menjadi alasan seseorang melakukan rekayasa foto. Keberadaan berbagai software editing yang mudah digunakan memudahkan proses rekayasa foto. Dalam bidang penelitian, forensik citra digital digunakan sebagai metode ilmiah untuk memperoleh bukti-bukti yang dapat digunakan dalam menentukan keaslian sebuah gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi adanya pemalsuan pada foto digital dengan menggunakan pendekatan tersebut. Penelitian ini menggunakan analisa  dengan sebuah Tools Offline yaitu Metadata++. Hasil yang di dapat dari penelitian ini yaitu perbedaan Metadata antara foto asli dan foto manipulasi yang menunjukkan adanya perubahan dari kedua foto tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fransiskus, M., & P, N. (2024). Analisis Digital Forensik Metadata pada Rekayasa Digital Image sebagai barang bukti Digital. JURNAL SAINS DAN KOMPUTER, 8(01), 1–5. https://doi.org/10.61179/jurnalinfact.v8i01.439

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free