PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS VIDEO ANIMASI POWTOON UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII

  • Mawarti M
  • Sari M
  • Sauqina S
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mayoritas peserta didik di SMP belum memiliki sifat kemandirian belajar, hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal, misalnya guru belum menggunakan media pembelajaran secara optimal, tetapi hanya menggunakan buku dan LKS. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan, keefektifan, dan kemandirian belajar peserta didik dalam menggunakan media pembelajaran IPA berbasis video animasi powtoon. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII E SMP Negeri 7 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen validasi media, angket respon peserta didik, tes hasil belajar serta angket kemandirian belajar. Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) Validitas media berdasarkan penilaian ahli media mendapatkan skor rata-rata 0,86 dengan kriteria "sangat valid" (2) Kepraktisan media pembelajaran berdasarkan respon peserta didik mendapatkan persentase 83,95% dengan kriteria "sangat praktis", (3) Keefektifan media berdasarkan tes hasil belajar diperoleh n-gain score sebesar 0,79 dengan kriteria "tinggi", (4) Kemandirian belajar mendapatkan persentase 74,83 % dengan kriteria "baik". Disimpulkan media pembelajaran video animasi berbasis powtoon layak digunakan dalam melatih kemandirian belajar peserta didik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mawarti, M., Sari, M. M., & Sauqina, S. (2024). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS VIDEO ANIMASI POWTOON UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII. EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 6(3), 1166–1175. https://doi.org/10.29100/.v6i3.4672

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free