Abstract
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah terdapatnya fenomena peningkatan pertumbuhan ekonomi (PDRB) pada saat jumlah usaha industri dan penyerapan tenaga kerja mengalami fluktuasi yang tidak sesuai dengan teori. Rumusan penelitian ini adalah apakah ada pengaruh jumlah usaha industri dan penyerapan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi secara parsial maupun simultan dan apakah terdapat perbedaan pengaruh antara jumlah usaha industri dan penyerapan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel yang digunakan sebanyak 32 sampel dengan desain simple random sampling, data diperoleh melalui situs www.bps.go.id. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan program komputer SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel jumlah usaha industri tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, di Provinsi Sumatera Utara karena. Dilihat dari grafik plot repeated measure dapat dinyatakan pengaruh jumlah usaha industri dan penyerapan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi tidak efektif di Provinsi Sumatera Utara, namun efektif di Provinsi Sumatera Barat. Pengaruh jumlah usaha industri dan penyerapan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat sebesar 0,6% sedangkan sisanya sebesar 99,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian, sedangkan di Provinsi Sumatera Barat sebesar 68,9% dan sisanya sebesar 31,1% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian. Kata
Cite
CITATION STYLE
Matondang, Z. (2018). ANALISIS PERBANDINGAN JUMLAH USAHA INDUSTRI DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI. Al-Masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Keislaman, 6(2), 150. https://doi.org/10.24952/masharif.v6i2.1148
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.