Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit yang prevalensinya tinggi di Indonesia, dari tahun ketahun prevalensinya terus meningkat. Sehingga sebagian peneliti mulai melakukan eksplorasi bahan alam dalam pencegahan maupun penanganan diabetes melitus. Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum) mengandung senyawa eugenol yang secara ilmiah dapat menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian eugenol isolat bunga cengkeh terhadap histologi pankreas tikus diabetes. Bunga cengkeh diektraksi menggunakan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksan, kemudian eugenol disolasi menggunakan metode asam-basa kemudian diuji dengan KLT. Pengaruh pemberian eugenol dilihat dengan menginduksi aloksan dengan dosis 125 mg/kgBB secara intraperitoneal kemudian emulsi eugenol dosis 10 mg/ KgBB dibandingkan dengan glibenklamid 1,35 mg/KgBB secara oral selama 14 hari kemudian dilakukan histologi pankreas. Pengamatan hasil histologi pankreas dilakukan dengan membuat preparat pankreas menggunakan pengecatan Hematoxilin Eosin (HE). Hasil penelitian menunjukan tikus yang diinduksi aloksan mengalami kerusakan sel pankreas. Namun, setelah diberikan perlakukan glibenklamid dan senyawa eugenol mampu memperbaiki sel pankreas yang mengalami kerusakan akibat pemberian aloksan.
Cite
CITATION STYLE
Utami, S. W., Sudarma, I. M., & Hamdin, C. D. (2019). Efek Pemberian Eugenol Isolat Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap Histologi Pankreas Tikus Diabetes. JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA, 17(2), 160. https://doi.org/10.35814/jifi.v17i2.694
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.