Tradisi Ngejot: Makna Dan Perilaku Keuangan (Studi pada Masyarkat Kampung Jawa Wanasari)

  • Al Khanza N
  • Prajawati M
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perilaku keuangan dalam tradisi Ngejot di Kampung Jawa Wanasari. Tradisi yang dilakukan antar umat beragama untuk saling berbagi makanan menjelang Hari Raya Umat Beragama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna tradisi Ngejot dan mengetahui perilaku keuangan masyarakat Kampung Jawa Wanasari dalam melakukan tradisi Ngejot . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode yaitu observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Ngejot masih dilakukan pada masyarakat kampung Jawa Wanasari dengan Sebagian beranggapan makna tradisi Ngejot yaitu mengharapkan pengembalian makanan tersebut atau seperti hutang-piutang, tetapi banyak yang memaknai tradisi Ngejot sebagai Shodaqoh tidak mengharapkan adanya suatu pengembalian dan dilakukan atas dasar ikhlas saling berbagi. Melaksanakan tradisi Ngejot ini membutuhkan dana yang lumayan besar, untuk tetap melakukan tradisi Ngejot masyarakat harus cermat dan teliti untuk mengatur keuangan, agar tidak konsumtif dalam melakukan pembelian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Al Khanza, N. H., & Prajawati, M. I. (2022). Tradisi Ngejot: Makna Dan Perilaku Keuangan (Studi pada Masyarkat Kampung Jawa Wanasari). Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 8(1), 49. https://doi.org/10.35906/jurman.v8i1.1045

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free