Abstract
Penulisan ini dilatar belakangi sesuai dengan hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti yaitu adanya pembelajaran tari sisingaan yang disampaikan kepada anak-anak di Sanggar Seni Sisingaan Tresnawangi Kabupaten Subang sebagai bentuk pendidikan non formal berbasis masyarakat. Hal tersebut terlihat dengan adanya pembelajaran tari sisingaan yang diajarkan kepada anak-anak dapat membantu anak-anak menjadi lebih aktif dan positif dalam melakukan kegiatan yang dapat melestarikan dan menjaga eksistensi tari Sisingaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui serta mendeskripsikan konsep pembelajaran tari sisingaan dan proses pembelajaran tari sisingaan di Sanggar Seni Sisingaan Tresnawangi. Metode pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data penelitian maka dapat disimpulkan, bahwa pembelajaran Tari Sisingaan di Sanggar Seni Sisingaan Tresnawangi memiliki Konsep pembelajaran tari dengan tujuan untuk menekankan dan memfokuskan peserta belajar pada materi pembelajaran mengenai tari, hal tersebut agar peserta belajar menguasai teknik dan gerak dalam suatu tarian. Proses pembelajaran Tari Sisingaan dalam menyampaikan materi menggunakan beberapa metode pembelajaran diantaranya metode ceramah, demontrasi, imitasi, dan drill/latihan.
Cite
CITATION STYLE
Soleha, F. (2021). Pembelajaran Tari Sisingaan: Pendidikan Berbasis Komunitas Di Kabupaten Subang. Jurnal Pendidikan Tari, 2(1), 90–102. https://doi.org/10.21009/jpt.216
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.