Abstract
Ikan badut merupakan salah satu ikan hias air laut yang banyak diminati karena warnanya yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis labu kuning yang berbeda terhadap kecerahan warna ikan badut. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan, di UPT Pembenihan Tambak Oesapa, Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Warna yang diukur yaitu orange. Ikan badut yang digunakan pada penelitian berukuran 4-6 cm, kemudian dipelihara pada akuarium berukuran 30 x 30 x 30 cm selama 1 bulan dengan padat tebar masing- masing 4 ekor/akuarium. Kualitas warna ikan badut di analisis menggunakan analisis nonparametrik (chi square) sedangkan pertumbuhan dan kelulushidupn menggunakan uji sidik ragam (ANOVA) dan hasil menunjukan tidak berbeda nyata sehingga tidak dilanjukan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Parameter dalam penelitian ini meliputi suhu, salinitas, pH. Hasil penelitian menunjukan penambahan ekstrak labu kuning tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecerahan warna, pertumbuhan, kelulushidupan ikan badut.
Cite
CITATION STYLE
Tse, J. S. M., Liufeto, F. Ch., & Santoso, P. (2023). Pengaruh Dosis Ekstrak Labu Kuning (Cucurbita moschata) Yang Berbeda Terhadap Peningkatan kecerahan Warna Ikan Badut (Amphiprion ocellaris). JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP), 4(1), 92. https://doi.org/10.35726/jvip.v4i1.7127
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.