RITUAL PERAYAAN IMLEK ETNIS TIONGHOA DI KOTA TOLI-TOLI

  • Lievander D
  • Olivia O
  • Kuo C
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penduduk Tiongkok telah lama menyebar ke berbagai belahan dunia, dengan membawa berbagai macam kebudayaan serta tradisi, tidak terkecuali di Indonesia. Etnis tionghoa menyebar dengan merata di seluruh Indonesia dengan membawa kebudayaan asal mereka. Hari raya Imlek adalah salah satu contohnya,  setiap daerah di Indonesia mempunyai perayaan Imlek mereka sendiri oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti perayaan etnis Tionghoa di kota Toli-toli. Penelitian ini meliputi apa perbedaan Imlek etnis Tionghoa Toli-toli pada masa orde baru dan mengapa terjadi perbedaan itu. Setelah dilakukan penelitian ditemukan bahwa etnis Tionghoa hanya merayakan chuxi, Imlek, hari kedua, hari kesembilan, dan Cap Go Meh.  Perayaan Cap Go Meh di kota Toli-toli cenderung sepi dan tidak ada yang spesial. Serta ditemukan faktor yang membuat Imlek di kota Toli-toli saat orde baru dan sekarang berbeda yaitu karena faktor politik dan ekonomi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lievander, D., Olivia, O., & Kuo, C.-I. (2016). RITUAL PERAYAAN IMLEK ETNIS TIONGHOA DI KOTA TOLI-TOLI. Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture, 5(1), 10–17. https://doi.org/10.9744/century.5.1.10-17

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free