Konsep Keadilan Sosial Dalam Sila Pancasila Sebagai Upaya Mengatasi Intoleransi di Indonesia Menurut Soekarno

  • Suryanto F
  • Adon M
N/ACitations
Citations of this article
163Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sikap intoleransi yang terjadi di Indonesia menjadi sebuah permasalahan yang selalu hadir dalam perkembangan bangsa. Hal ini menjadi sebuah masalah yang semakin sering memunculkan konflik terutama berkaitan dengan sikap intoleransi terhadap kepercayaan tertentu. Keadilan sosial bagi seluruh masyarakat kerapkali tidak dijalankan dengan baik terutama bagi kebebasan setiap individu atau kelompok masyarakat yang menjadi minoritas dalam sebuah kelompok masyarakat mayoritas. Konsep keadilan dalam butir Pancasila kelima menjadi sebuah landasan hukum sekaligus etika bagi seluruh rakyat untuk menjunjung tinggi sikap toleransi bagi setiap perbedaan. Ir. Soekarno sebagai presiden pertama sekaligus tokoh yang merumuskan Pancasila menyadari bahwa Bangsa Indonesia ialah bangsa yang sangat besar. Ada begitu banyak keberagaman dan perbedaan dalam kesatuan bangsa. Makna keadilan dalam sila kelima menjadi sebuah nilai yang terus disampaikan sebagai sebuah pendidikan wajib bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai upaya mengatasi sikap intoleransi. kesadaran masyarakat untukbersikap adil menjadi sebuah landasan untuk menghadapi masalah yang dapat memecah persatuan bangsa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suryanto, F. R., & Adon, M. J. (2023). Konsep Keadilan Sosial Dalam Sila Pancasila Sebagai Upaya Mengatasi Intoleransi di Indonesia Menurut Soekarno. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(6), 185–190. https://doi.org/10.56393/decive.v3i6.1655

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free