TETAP SEHAT MENTAL SELAMA PANDEMI COVID-19

  • Rahmad Hidayat A
  • Siswatibudi H
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sehat mental diartikan sebagai kondisi individu yang yang berada dalam keadaan sejahtera,mampu mengenal potensi dirinya, mampu menghadapi tekanan sehari-hari, dan mampuberkontribusi di lingkungan sosialnya (WHO, 2015). Masing-masing individu memiliki standarberbeda dalam menghadapi kondisi yang dianggap mengancam bagi dirinya, salah satunyaadalah Pandemi Covid-19. Respon terhadap situasi ini bermacam-macam, yaitu stress,cemas, depresi, produktif, agresif, dan sebagainya. Oleh karena itu penulis melakukankegiatan pemaparan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengatasi kondisiini. Pemaparan dilakukan secara webinar, ditayangkan melalui platform zoom dan youtubehttps://www.youtube.com/watch?v=71wRZHSnwaU. Faktor yang bisa memicu kondisikesehatan mental, mulai dari kepedihan, isolasi, hingga kehilangan pendapatan danketakutan yang muncul akibat pandemi. Hal ini juga disebut bisa memperburuk kondisi yangsebelumnya sudah ada. Malahan, tidak sedikit orang yang akhirnya melarikan diri dengancara mengonsumsi alkohol, mengalami insomnia, hingga kecemasan dan depresi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmad Hidayat, A., & Siswatibudi, H. (2022). TETAP SEHAT MENTAL SELAMA PANDEMI COVID-19. Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia, 2(1). https://doi.org/10.59737/jpmpi.v2i1.44

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free