Abstract
Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan salah satu bagian penting dalam menopang perekonomian daerah dan dapat meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian Masyarakat. Strategi yang tepat diterapkan untuk mengoptimalkan peningkatan volume penjualan serta optimalisasi laba setiap tahunnya adalah analisis break even point. Tujua penelitian adalah untuk mengetahui apakah analisis break event point dapat digunakan dalam optimalisasi laba UMKM. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif untuk melihat Break Even Point dalam Mendorong Optimalisasi Laba usaha UMKM. Penelitian ini dilakukan pada UD. Satu Putra Berlayar yang berbegar dalam bidang usaha Poles Beras (Rice to Rice). Variabel Penelitian penelitian meliputi Fixed Cost (Biaya Tetap), Variabel Cost (Biaya Variabel), Price Per Unit (P), dan Sales volume (Jumlah Penjualan). Analisa data yang digunakan yaitu analisa Break Even Point (BEP). UD. Satu Putra Berlayar berada pada break event point apabila menjual beras sebanyak 5.852,87kg dengan jumlah penjualan sebesar Rp.84.846.663,23. Artinya tingkat penjualan tersebut merupakan titik impas pada UD. Satu Putra Berlayar. Kesimpulan penelitian adalah bahwa apabila UD. Satu Putra Berlayar mau melakukan optimalisi laba sebesar Rp10.000.000 maka penjualan minimal yang harus dilakukan adalah 6.563,29kg atau volume penjualan minimal Rp.95.145.324. Kata Kunci: Break Event Point, Optimalisasi Laba, Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
Cite
CITATION STYLE
T, R., & Sudirman, S. (2024). ANALISIS BREAK EVEN POINT DALAM MENDORONG OPTIMALISASI LABA MENUJU KEMANDIRIAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH. Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 13(2), 593. https://doi.org/10.35906/equili.v13i2.2152
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.