Analisis pengaruh penambahan ion H+ pada sintesis material mesopori Al-MCM-41 menjadi H-MCM-41

  • Tengker S
  • Falah I
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sintesis material mesopori Al-MCM-41 dibuat menjadi H-MCM-41 telah dilakukan dengan cara mencampur sebanyak 5 gram Al-MCM-41 hasil sintesis ke dalam 100 ml larutan NH4Cl 0,5 M, kemudian disaring dan dicuci serta dikeringkan dalam oven pada suhu 80 oC selama 24 jam. Situs asam yang terkandung pada material mesopori H-MCM-41 adalah situs asam Brønsted (B) dan situs asam Lewis (L). Material mesopori H-MCM-41 hasil sintesis menunjukkan bentuk morfologi berupa pori heksagonal seperti sarang lebah (honeycomb). Hal ini juga memperjelas bahwa CTAB sebagai bahan pengarah struktur pori telah berhasil membentuk pori fasa heksagonal dari material mesopori H-MCM-41 hasil sintesis. Ukuran diameter pori dari material mesopori H-MCM-41 hasil sintesis adalah 2,88 Å diukur menggunakan mistar ukur berdasarkan skala gambar hasil analisis menggunakan TEM.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tengker, S. M. T., & Falah, I. I. (2018). Analisis pengaruh penambahan ion H+ pada sintesis material mesopori Al-MCM-41 menjadi H-MCM-41. Fullerene Journal of Chemistry, 3(1), 9. https://doi.org/10.37033/fjc.v3i1.27

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free