PENGARUH WAKTU DAN PELARUT EDTA (Ethylenediaminetetraacetic Acid) PADA EKSTRAKSI FUKOIDAN DARI RUMPUT LAUT COKELAT Sargassum binderi Sonder

  • Aulia C
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rumput laut cokelat memiliki beragam polisakarida yang terkandung di dalamnya. Salah satu polisakarida dari rumput laut cokelat yang diketahui memiliki bioaktivitas yang tinggi adalah fukoidan. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa bioaktivitas dari fukoidan antara lain mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, anti koagulan, anti virial, dan sebagai immunostimulan. Mengisolasi fukoidan dari rumput laut cokelat telah banyak dilakukan dengan beragam cara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh waktu dan konsentrasi pelarut EDTA (ethylenediaminetetraacetic acid) pada proses ekstraksi dan karakteristik fukoidan dari rumput laut cokelat jenis Sargassum binderi Sonder. Konsentrasi pelarut yang digunakan pada penelitian ini sebesar 0,15% ; 0,3%: 0,5%; 1%; dan 1,3% serta waktu ekstraksi selama 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam, dan 5 jam. Perbandingan rumput laut dan air adalah 1:30 dengan suhu ekstraksi dilakukan pada 70˚C. Dalam penelitian ini didapatkan yield crude fucoidan terbesar pada waktu ekstraksi 4 jam dan konsentrasi pelarut 1,3% yaitu sebesar 3,67%. Hasil analisis menunjukkan kandungan total gula dari ekstrak fukoidan dengan yield terbesar didapatkan sebesar 36,48% dan kandungan sulfat sebesar 17,16%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aulia, C. R. (2020). PENGARUH WAKTU DAN PELARUT EDTA (Ethylenediaminetetraacetic Acid) PADA EKSTRAKSI FUKOIDAN DARI RUMPUT LAUT COKELAT Sargassum binderi Sonder. Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan, 8(03), 265. https://doi.org/10.35450/jip.v8i03.211

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free