HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN OUTCOME THERAPY ANTIHIPERTENSI PADA GERIATRIK DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA NIRWANA PURI SAMARINDA

  • Azmi R
  • Lestari D
  • Urahman D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
105Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit tidak menular menjadi penyakit tersering yang diderita kelompok geriatrik. Hipertensi masuk dalam sepuluh penyakit terbanyak pada geriatrik. Kepatuhan merupakan penentu utama efektivitas pengobatan penyakit dengan terapi jangka Panjang seperti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepatuhan dengan outcome therapy antihipertensi pada geriatrik di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Penelitian dilakukan pada bulan Juni – Juli 2020 dengan desain penelitian cross sectional. Pengukuran kepatuhan menggunakan kuesioner medication adherence rating scale (MARS). Outcome therapy dinyatakan tercapai jika tekanan darah < 150/90 mmHg. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 62,5% responden memiliki kepatuhan yang rendah terhadap terapinya. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan dengan outcome therapy (nilai p 0,325), namun responden yang memiliki kepatuhan tinggi lebih banyak mencapai target outcome therapy-nya (55,6%) dibandingkan yang tidak mencapai target

Cite

CITATION STYLE

APA

Azmi, R. N., Lestari, D., Urahman, D., & Tifana, S. (2021). HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN OUTCOME THERAPY ANTIHIPERTENSI PADA GERIATRIK DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA NIRWANA PURI SAMARINDA. Jurnal Farmagazine, 8(2), 8. https://doi.org/10.47653/farm.v8i2.547

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free