Abstract
Pembangunan suatu daerah tidak terlepasa dari proses komunikasi pembangunan yang efektif dalam memajukan suatu daerah. Program Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan di kampung Mosso Distrik Muaratami, kota Jayapura, yang berlokasi di daerah perbatasan Indonesia dengan PNG. Kegiatan penyuluhan yang dialkukan tim PPK Ormawa Universitas Muhammadiyah Papua adalah memberikan pemahaman melalui pelatihan dan workshop, FDG yang berkaitan dengan peningkatan pemahaman masyarakat, terutama kelompok sasaran pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. kegiatan penyuluhan ini dianggap penting, dimana masyarakat Mosso pada umumnya tidak memahami usaha mikro kecil dan mengah sebagai usaha yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. sesuai hasil diskusi Tim PPK Ormawa Universitas Muhammadiyah Papua dengan kepala Bamuskam (Badan Usaha Milik Kampung) Mosso. Pelaksanan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa yang dilakukan oleh kelompok PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Papua dilakukan selama 4 bulan dengan cara penyuluhan melalui workshop, pelatihan, dan FGD dan setelah itu diperkuat dengan pembentukan kelompok usaha dan pembinaan kelompok sasaran dari kegiatan. Tim membangun kolaborasi dengan aparat satgas yang bertugas di kampung Mosso.
Cite
CITATION STYLE
Rery, S., Masawoy, S., Banop, M. A., Tuharea, M. J., & Hagabal, D. (2023). Komunikasi Pembangunan dalam Pelaksanaan Penyuluhan Pembinaan Program Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan Ri-Png pada Kampung Mosso, Distrik Muaratami. LANDMARK, 1(2), 74–83. https://doi.org/10.37253/landmark.v1i2.8632
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.