Praktik Campur Kode dalam Interaksi Digital Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Media Sosial: Kajian Sosiolinguistik

  • Asdah A
  • Safitri N
N/ACitations
Citations of this article
109Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode serta menganalisis faktor sosial-linguistik yang memengaruhi penggunaannya dalam interaksi digital mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Ruang lingkup kajian difokuskan pada penggunaan campur kode di platform media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan Twitter (X) sebagai cerminan praktik berbahasa generasi digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori campur kode dari Muysken serta didukung kerangka sosiolinguistik digital dari Androutsopoulos. Data diperoleh melalui dokumentasi tangkapan layar dan wawancara semi-terstruktur terhadap mahasiswa PBSI aktif semester empat ke atas. Model data dianalisis menggunakan taksonomi campur kode yang mencakup bentuk insertion, alternation, dan congruent lexicalization. Hasil temuan menunjukkan bahwa bentuk insertion paling dominan digunakan, diikuti oleh alternation dan congruent lexicalization. Praktik campur kode dipengaruhi oleh faktor identitas, efisiensi berbahasa, serta adaptasi terhadap konteks sosial digital. Mahasiswa PBSI menunjukkan kesadaran pragmatis dalam menyesuaikan gaya bahasa sesuai audiens dan situasi, sekaligus mencerminkan dilema antara norma kebahasaan akademik dan ekspresi digital.

Cite

CITATION STYLE

APA

Asdah, A. N., & Safitri, N. A. S. (2025). Praktik Campur Kode dalam Interaksi Digital Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Media Sosial: Kajian Sosiolinguistik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(2), 906–918. https://doi.org/10.53769/deiktis.v5i2.1590

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free