Abstract
Latar belakang: Obat Dutasteride tergolong dalam obat golongan keras, yang merupakan obat yang tidak boleh diberikan pada wanita dan wanita hamil memberikan cacat pada bayi laki-laki, merupakan salah satu obat yang dilarang dikonsumsi saat donor darah dan jika seseorang ingin mendonorkan darah harus menghentikan minimal 6 bulan sebelum donor. Belum ada penelitian yang menggunakan Spektrofotometer UV-Vis untuk menganalisis residu obat Dutasteride dalam plasma darah. Pengujian secara kualitatif dan kuantitatif obat Dutasteride dalam plasma darah manusia menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dan mencari recovery kadar dari ekstraksi 2 tahap. Tujuan: Melakukan studi recovery kadar Dutasteride dalam plasma darah dengan metode yang diusulkan, menggunakan Spektrofotometer UV-Vis Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental (bioanalisis) yaitu dengan menggunakan instrumen Spektrofotometer UV-Vis untuk menguji kadar obat Dutasteride secara kualitatif terdapat dalam plasma darah Hasil: Didapat yaitu recovery total sebesar 64,992%. Ekstraksi dan penambahan reagen BTB dapat menyeleksi senyawa yang tidak dianalisis dalam penelitian ini Kesimpulan: Studi Kualitatif dan Kuantitatif yang dilakukan menunjukkan bahwa Spektrofotometer UV-Vis dapat digunakan untuk memeriksa kadar 0,006 ppm Dutasteride dan penggunaan reagen BTB dapat berfungsi untuk menyeleksi puncak yang tidak dianalsis.
Cite
CITATION STYLE
Sasmita Jati, M. A., Heni Febriani, & Khristiani, E. R. (2023). Studi Recovery Dutasteride dalam Pelarut Organik terhadap Dutasteride Terlarut dalam Plasma Darah Manusia. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(8), 1652–1660. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i8.3502
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.