ASPEK HUKUM PIDANA PENAGIHAN UTANG PINJAMAN Online ILEGAL OLEH Desk collector YANG MENYEBARKAN KONTEN PORNOGRAFI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK

  • Novridasati W
  • Armansyah
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Maraknya aplikasi fintech illegal yang meresahkan, karena dalam melakukan penagihan desk collector menggunakan cara yang kasar, cenderung mengancam, tidak manusiawi, dan bertentangan dengan hukum sehingga menimbulkan korban yang dampaknya dapat dirasakan baik secara psikis maupun fisik, atau mengandung muatan kesusilaan berupa penyebaran konten pornografi, bahkan ada korban yang mengakhiri hidupnya, serta korban tidak mendapatkan haknya. Permasalahan yang dikaji adalah pertanggungjawaban pidana desk collector pinjaman online ilegal dalam menagih utang menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan mengenai perlindungan terhadap korban atas penagihan pinjaman online illegal yang mengandung muatan kesusilaan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode yuridis normatif. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan undang-undang. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu perbuatan yang dilakukan desk collector dalam menagih utang melanggar Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, selain itu keduanya dapat dimintai pertanggungjawaban pidana menggunakan pola strict liability yang dibebankan kepada desk collector dan dapat pula menggunakan pola vicarious liability yang dibebankan kepada pengurus perusahaan, namun bentuk pertanggungjawaban pidana hanya dibebankan kepada desk collector secara individu. Serta korban berhak mendapatkan restitusi sebagai bentuk perlindungan terhadap korban atas penagihan pinjaman online illegal

Cite

CITATION STYLE

APA

Novridasati, W., & Armansyah. (2022). ASPEK HUKUM PIDANA PENAGIHAN UTANG PINJAMAN Online ILEGAL OLEH Desk collector YANG MENYEBARKAN KONTEN PORNOGRAFI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK. Jurnal Hukum Dan Bisnis (Selisik), 8(2), 62–73. https://doi.org/10.35814/selisik.v8i2.4485

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free