IMPLEMENTASI PRINSIP TA’AWUN PADA BUDAYA BANJAR UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI UMMAT (STUDI KASUS DI DESA SANTONG KECAMATAN TERARA KABUPATEN LOMBOK

  • Luriadi S
  • Irwan M
  • Sahri
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi prinsip Ta’awun pada budaya Banjar di Desa Santong untuk pemberdayaan ekonomi ummat. Pendekatan yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive dan snowball.  Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari 2 informan kunci, 4 informan utama dan 2 informan tambahan. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan penulis dalaam penelitian ini dengan menggunakan teknik triangulasi. Metode analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi budaya Banjar  sangat erat kaitannya dengan prinsip Ta’awun (tolong-menolong) yang memiliki kegiatan utamanya untuk pemberdayaan ekonomi ummat. Dari empat informan utama yang memberikan informasi bahwa keberadaan budaya Banjar sangat membatu untuk pemberdayaan ekonomi didukung dengan penerapan penyetaraan kegiatan usaha masyarakat dari dampak budaya banjar itu sendiri sangat memberikan arti dan kemuduhan bagi masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Luriadi, S., Irwan, M., & Sahri. (2022). IMPLEMENTASI PRINSIP TA’AWUN PADA BUDAYA BANJAR UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI UMMAT (STUDI KASUS DI DESA SANTONG KECAMATAN TERARA KABUPATEN LOMBOK. Oportunitas Ekonomi Pembangunan, 1(2). https://doi.org/10.29303/oportunitas.v1i2.296

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free