Industri Halal di Negara Berkembang dan Dominasi Malaysia Atas Negara Didalamnya

  • Aulia A
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sebagai negara mayoritas berpenduduk Muslim dengan perkembangan ekonomi dan tingkat pertumbuhan yang konsisten serta stabilitas politik dan sosial, Malaysia kini memimpin dalam industri halal dunia. Dalam laporan state of the global islamic report (SGIE) dari tahun 2018 sampai 2022, malasyia secara berturut-turut memimpin sistem ekonomi syariah terbaik mengalahkan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia seperti Indonesia,Turki,Arab Saudi dan negara islam besar lainnya. Perbedaan kebijakan atau strategi pemerintah dalam mengelola industri halal di malasyia dan negara muslim lain ini menjadi menarik untuk diteliti mengingat ada banyak negara dengan populasi muslim terbesar di dunia melebihi Malasyia seperti contoh Indonesia dengan persentasi populasi muslim mencapai 87,20% , Arab Saudi mencapai 97%, dan Turki yang sampai di angka 99,20%. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan beberapa jurnal dan laporan tahunan mengenai Global Islamic Economy. Dalam penelitian ini, penulis akan membahas Apa yang melatarbelakangi pemerintah malasyia dalam mengembangkan sektor industri halal mereka dan faktor kunci yang membuat malasyia mendominasi industri halal di dunia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aulia, A. mauludin. (2024). Industri Halal di Negara Berkembang dan Dominasi Malaysia Atas Negara Didalamnya. Journal of Integrative International Relations, 9(2), 104–117. https://doi.org/10.15642/jiir.2024.9.2.104-117

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free