Komponen Biomotor Dominan Pada Permainan Tradisonal Dul-Dulan Khas Banyumas

  • Kusuma I
  • Nurcahyo P
  • Alivian G
N/ACitations
Citations of this article
58Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur komponen biomotor dominan yang terkandung dalam olahraga permainan tradisional dul-dulan khas banyumas. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel penelitian anak sekolah menegah atas usia 15-17 tahun yang memenuhi kriteria berjumlah 20 anak (10 laki-laki dan 10 perempuan). Data direkam dan dianalisa dengan ahli pembelajaran penjas dan analisa gerak untuk mendapatkan komponen biomotor dominan. Hasilnya pada permainan dul-dulan unsur biomotor yang dominan adalah daya tahan (aerobik dan anaerobik), kekuatan dan daya tahan otot tungkai, kecepatan lari, kecepatan reaksi, koordinasi mata tangan, serta kelincahan. Dalam permainan tradisional merupakan betuk aktivitas fisik yang murah dan mudah untuk dilaksanakan selain itu juga memberikan rasa kegembiraan. Adanya keterlibatan unsur-unsur biomotor dominan yang berbeda-beda, menjadikan permainan tradisional dapat digunakan dalam melatih unsur biomotor yang diperlukan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kusuma, I. J., Nurcahyo, P. J., & Alivian, G. N. (2019). Komponen Biomotor Dominan Pada Permainan Tradisonal Dul-Dulan Khas Banyumas. Physical Activity Journal, 1(1), 44. https://doi.org/10.20884/1.paju.2019.1.1.2000

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free