Hubungan Antara Depresi Dengan Perilaku Cybersex Pada Emerging Adult

  • Hendarto A
  • Ambarini T
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena cybersex sudah menjadi salah satu fenomena yang berkembang dalam masyarakat saat ini, dan hal ini memiliki dampak negatif bagi siapa saja yang melakukannya seperti muncul masalah dalam interaksi sosial, perkembangan emosional, aktivitas seksual menyimpang atau beresiko seperti pelecehan anak, prostitusi, maupun kejahatan cyber (Juditha, 2020). Penulis memiliki hipotesis yaitu depresi berhubungan dengan perilaku cybersex pada emerging adult. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dan menggunakan metode survei online. Penelitian ini dilakukan pada emerging adult sebanyak 216 orang dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Beck Depression Inventory II (BDI-II) dan tranlasi Internet Sex Screening Test (ISST). Teknik analisis menggunakan korelasi Spearman Rho dengan bantuan SPSS 22 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara depresi dengan perilaku cybersex pada emerging adult dengan korelasi sebesar 0,267 dan signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Semakin tinggi depresi maka cybersex juga akan meningkat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hendarto, A., & Ambarini, T. K. (2021). Hubungan Antara Depresi Dengan Perilaku Cybersex Pada Emerging Adult. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 262–267. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.24958

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free