Abstract
Islamic Religious Education (PAI) plays a crucial role in shaping the character and spirituality of students. Therefore, the learning model used in PAI education must be able to encompass cognitive, affective, and psychomotor aspects. This article aims to analyze various learning models used in PAI education, such as lecture models, discussions, problem-based learning, and project-based learning. The analysis is conducted based on effectiveness, advantages, disadvantages, and relevance to the objectives of PAI. The results of the study indicate that a varied and contextual approach is more effective in enhancing the understanding and practice of Islamic values. The use of interactive and participatory learning models is essential for sustainability in the PAI learning process.Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Oleh karena itu, model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran PAI harus mampu memuat aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran PAI, seperti model ceramah, diskusi, problem based learning, dan project based learning. Analisis dilakukan berdasarkan efektivitas, kelebihan, kekurangan, serta relevansinya terhadap tujuan PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan yang variatif dan kontekstual lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam. Penggunaan model pembelajaran yang interaktif dan partisipatif sangat diperlukan untuk berkelanjutan dalam proses pembelajaran PAI.
Cite
CITATION STYLE
Amaliyah, N. (2025). ANALISIS MODEL-MODEL PEMBELAJARAN DALAMPENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI). FIKRUNA: Jurnal Ilmiah Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 7(4), 1329–1342. https://doi.org/10.56489/17qgah42
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.