Faktor-faktor yang Memengaruhi Resiliensi Remaja Pasca Dating Violence: Sebuah Studi Literatur

  • Putu D
  • I Gusti Ayu Putu W
N/ACitations
Citations of this article
68Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kasus kekerasan dalam hubungan pacaran (dating violence) masih terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Dating violence di situasi pandemi yang signifikan bagi remaja yang dapat mengarah pada kecemasan maupun depresi, sehingga diperlukannya resiliensi. Proses resiliensi ini dipengaruhi oleh adanya faktor internal dan eskternal remaja selama dan setelah menghadapi dating violence.  Metode pengambilan data dalam tulisan ini menggunakan studi literatur deskriptif pada data sekunder tahun 2016-2021. Hasil tulisan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi usia remaja yang mengalami dating violence agar dapat mengatasi kesulitan yang terjadi dan bangkit dari pengalaman yang terpuruk sehingga mereka mampu menjadi individu yang resilien dan bebas dari permasalahan psikologis di kemudian hari. Hasil studi literatur deskriptif ini menunjukkan bahwa proses resiliensi dipengaruhi oleh adanya faktor internal dan eksternal selama dan setelah terjadinya dating violence pada remaja.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putu, D., & I Gusti Ayu Putu, W. B. (2023). Faktor-faktor yang Memengaruhi Resiliensi Remaja Pasca Dating Violence: Sebuah Studi Literatur. Humanitas (Jurnal Psikologi), 7(1), 113–124. https://doi.org/10.28932/humanitas.v7i1.6086

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free