PENGEMBANGAN MODUL BAHASA INDONESIA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DI SMK

  • Zebua S
  • Bawamenewi A
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan modul berbasis Problem Based Learning pada materi teks negosiasi. Informasi yang didapatkan di SMK Negeri 3 Gunungsitoli yaitu peserta didik kurang termotivasi dalam belajar dikarenakan bahan ajar tidak bervariasi dan belum mengembangkan bahan ajar berupa modul bahasa Indonesia berbasis Problem Based Learning. Dengan demikian peneliti mengembangkan modul bahasa Indonesia berbasis Problem Based Learning Kelas X OTKP-2 pada materi teks negosiasi yang layak, praktis dan efektif.                 Peneliti ini dilaksanakan dengan sampel penelitian uji coba perorangan di kelas X OTKP-2 sebanyak 3 orang, uji kelompok kecil di kelas X OTKP-2 sebanyak 5 orang, dan uji lapangan di kelas X OTKP-2 sebanyak 20 orang.                 Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan   dengan menggunakan model ADDIE terdiri lima tahap yaitu tahap analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implemitation), dan evaluasi (evaluation). Instrument yang digunakan dalam penilaian ini adalah angket validasi uji kelayakan, angket respon peserta didik uji kepraktisan dan esay tes uji keefektifan hasil belajar.                 Hasil penelitian berupa modul bahasa Indonesia berbasis Problem Based Learming materi teks negosiasi.  Penilaian ahli materi revisi I mencapai 71% dan revisi II mencapai 98%. Berdasarkan penilaian ahli bahasa revisi I mencapai 83% dan revisi II mencapai 100%. Berdasarkan ahli media revisi I mencapai 60% dan revisi II mencapai 95%. Kepraktisan bahan ajar modul dikategorikan sangat praktis berdasarkan penilaian uji coba perorangan mencapai 93,05%, penilaian uji coba kelompok kecil mencapai 94,16%, dan penilaian uji coba lapangan mencapai 92,91%. Kriteria sangat baik dan efektif dengan presentase efektifitas bahan ajar modul mencapai rata-rata 83,37%. Maka dapat disimpulkan bahwa modul berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan sangat layak, praktis, dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci:         Bahan Ajar, Modul, Teks Negosiasi

Cite

CITATION STYLE

APA

Zebua, S. M., & Bawamenewi, A. (2023). PENGEMBANGAN MODUL BAHASA INDONESIA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DI SMK. Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An), 3(2), 166–172. https://doi.org/10.33379/primed.v3i2.3052

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free