Abstract
PT X merupakan salah satu perusahaan bumn yang bergerak dalam bidang farmasi. Setiap tahun, PT X mengalami peningkatan produksi obat-obatan sehingga menyebabkan kebutuhan kapasitas gudang bahan baku tidak mencukupi. Dari hasil observasi dan analisis, kendala ini ditemukan karena ada permasalahan penataan penyimpanan bahan baku yang belum sesuai. Saat ini perusahaan menggunakan metode block stacking dalam penyimpanan bahan baku. Perusahaan berencana menggunakan metode berbeda yang dianggap lebih efisien yaitu metode racking. Jika metode baru ini sudah diimplementasikan dan ternyata diperoleh hasil yang belum maksimal maka perusahaan akan membuat gudang baru. Penelitian ini dimulai dengan mengukur rak gudang pada kondisi aktual kemudian menentukan kapasitas gudang tambahan dengan menghitung kapasitas gudang aktual menggunakan metode racking. Selanjutnya diberikan usulan model penyimpanan bahan baku. Dari hasil analisis, usulan dimensi rak adalah panjang 1.2m, lebar 1.2 m dan tinggi 1.2m. Rak pada gudang disusun secara membujur sehingga diperoleh kapasitas penyimpanan lebih dari 150 palet. Penelitian ini juga mengusulkan perbaikan kebijakan penyimpanan yaitu dari random menjadi kebijakan dengan mempertimbangkan frekuensi keluar masuk bahan baku. Model yang digunakan adalah assignment problem linear dengan fungsi tujuan minimasi total perpindahan material handling. Model yang diusulkan telah diuji dengan menggunakan data historis perusahaan sehingga sesuai dengan fungsi tujuan yang diinginkan dan memberikan hasil jarak perpindahan material handling kurang dari 100.000 meter. Jarak ini merupakan jarak yang paling minimum.Every year PT X experiences an increase in drug production, causing insufficient raw material warehouse capacity needs. From observation result and analysis, obstacle was found because there were problems in structuring storage of raw materials that were not appropriate. In actual conditions, raw material storage uses block stocking method, but manager plans change storage method to racking method. If after racking method is implemented and turns out capacity is still insufficient, company plans to create an additional warehouse. Focus of this research begins with determining dimensions of rack then arranging rack in the warehouse, then determining size of warehouse capacity with racking method. Racking method is also used to propose additional warehouse capacity and propose models for raw material allocation. From results of the analysis, proposed rack dimensions are 1.2 x 1.2 x 1.2m3 with arrangement of rack in direction of y-axis so that a storage capacity of 166 pallets is obtained. In actual conditions, PT X uses a raw material storage policy with a random storage policy model and the results of this study propose use of shared storage policy by considering frequency of entry and exit raw materials from warehouse. Determination of location of raw materials using a modified Hungarian model with aim function of minimizing total distance required by material handling. This model has been tested using historical company data that matches the function of goal to be achieved and gives the result that minimum distance required for material handling is less than 100,000meters.
Cite
CITATION STYLE
Sitohang, F. N. (2024). Perancangan Gudang untuk Meminimasi Perpindahan Material Handling dengan Metode Hungarian. Metode : Jurnal Teknik Industri, 10(1), 82–92. https://doi.org/10.33506/mt.v10i1.3090
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.