Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup konsumen, dan rasa takut ketinggalan (FOMO) terhadap penggunaan Paylater di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mendistribusikan Google Form kepada 100 responden yang memenuhi syarat, yaitu mahasiswa aktif dan pengguna Paylater. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi berganda, pengujian validitas, pengujian reliabilitas, pengujian asumsi klasik, uji T parsial, dan uji F simultan menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara signifikan memengaruhi penggunaan Paylater, baik secara simultan maupun parsial. Secara simultan, nilai F mencapai 21,701 dan tingkat signifikansi 0,000. Literasi Keuangan memiliki nilai signifikansi 0,000 dan nilai t-hitung 4,686, Gaya Hidup Konsumtif memiliki nilai signifikansi 0,000 dan nilai t-hitung 5,260, dan Fear of Missing Out (FOMO) memiliki nilai signifikansi 0,000 dan nilai t-hitung 3,657. Studi ini menegaskan bahwa penggunaan Paylater tidak hanya dipengaruhi oleh literasi keuangan, tetapi juga oleh gaya hidup dan faktor psikologis.
Cite
CITATION STYLE
Romadhonita, D., & Istiono. (2026). PENGARUH LITERASI KEUANGAN, GAYA HIDUP KONSUMTIF, DAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP PENGGUNAAN PAYLATER DI KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA. GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis, 5(04), 917–926. https://doi.org/10.69957/grjb.v5i04.2637
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.