Uji Toksisitas Dan LD50 Fraksi N-Heksan Koro Benguk (Mucuna pruriens L.) Pada Mencit Jantan

  • Kusuma E
  • Nur Oktaviani S
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Koro benguk ialah tanaman tropis yang banyak terdapat di seluruh Indonesia, namun pemanfaatannya masih terbatas. Kegunaan tanaman ini antara lain antibakteri, asam urat, kanker, diabetes, batu ginjal, dan lain-lain, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang tingkat keamanannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung nilai LD50  dari senyawa yang dapat diketahui dalam waktu 24 jam setelah diberi dosis tunggal. Pemberian fraksi n-Heksan koro benguk dilakukan secara oral pada mencit dimana terdapat 4 kelompok yaitu kelompok 1 diberi CMC-Na sebagai kontrol, kelompok II dosis 2000 mg/kgBB, kelompok III 2500 mg/KgBB dan kelompok IV 3200 mg/KgBB. Hasil studi memperlihatkan fraksi n-Heksan koro benguk (“Mucuna pruriens L.”) menimbulkan efek toksik pada dosis 2500 mg/KgBB dan dosis 3200 mg/KgBB terdapat 1 hewan uji yang mati. Hasil perhitungan LD50 adalah 3688,077 mg/kg BB masuk golongan toksik sedang dengan gejala yang muncul ialah mencit jadi pasif, serta diare.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kusuma, E., & Nur Oktaviani, S. (2022). Uji Toksisitas Dan LD50 Fraksi N-Heksan Koro Benguk (Mucuna pruriens L.) Pada Mencit Jantan. JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA, 2(1), 53–58. https://doi.org/10.30867/jifs.v2i1.16

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free