BAHASA, SASTRA, DAN KEARIFAN LOKAL DI INDONESIA

  • Ahimsa-Putra H
N/ACitations
Citations of this article
438Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam artikel ini dikemukakan definisi penulis tentang konsep kearifan lokal dan kearifan tradisional. Dengan menggunakan definisi kearifan lokal sebagai dasar pembahasan, penulis mencoba mengungkap berbagai kearifan lokal dalam bahasa Jawa dan sastra Jawa, Babad Tanah Jawi. Kearifan lokal yang diketemukan antara lain adalah: (a) sisipan “-in-” dalam bahasa Jawa, yang jika dimanfaatkan untuk bahasa Indonesia akan dapat mengatasi beberapa masalah dalam penerjemahan kata-kata tertentu bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia; (b) beberapa istilah po-kok dalam falsafah seni tari Jawa; (c) kemampuan nalar Jawa menyatukan dua perangkat pandangan hidup dan nilai-nilai yang berbeda; (d) nilai budaya untuk me-nyelesaikan sengketa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ahimsa-Putra, H. S. (2019). BAHASA, SASTRA, DAN KEARIFAN LOKAL DI INDONESIA. MABASAN, 3(1), 30–57. https://doi.org/10.26499/mab.v3i1.115

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free