Artikel Review: Tinjauan Pemilihan Obat Antipiretik untuk Anak-Anak

  • Fatan F
  • Hilmi I
  • Salman S
N/ACitations
Citations of this article
528Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ketika berada dalam kesehatan fisik yang baik, manusia dapat dengan mudah melakukan berbagai aktivitas. Namun ada kalanya tubuh tidak dapat beraktivitas seperti biasa dikarnakan tubuh terpapar penyakit yang biasanya diawali dengan adanya gejala-gejala yang dapat dirasakan. Demam merupakan gejala dari timbulnya penyakit dengan meningkatnya suhu tubuh diatas normal (>38°C). Untuk mengatasi demam yang terjadi pada anak, dapat dilakukan terapi farmakologi maupun non farmakologi. Terapi farmakologi yaitu dengan memberikan obat penurun demam. Obat demam yang sering digunakan yaitu golongan antipiretik, contohnya adalah parasetamol atau ibuprofen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji obat antipiretik apakah yang paling sering dipilih untuk pengobatan demam pada anak-anak. Metode dalam studi ini adalah systematic review yang ditelusuri melalui Google Scholar dan PubMed dengan rentang terbit 10 tahun yaitu terbitan tahun 2012 hingga 2022. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa paracetamol dan ibuprofen memang menjadi pilihan pertama untuk pengobatan demam pada anak. Pada pemilihan penggunaan antipiretik ini masih berimbang antara paracetamol atau ibuprofen, hal tersebut dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, mulai dari informasi yang didapat melalui pencarian pribadi, informasi dari kerabat maupun dari resep dokter yang pernah diterima.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fatan, F. A., Hilmi, I. L., & Salman, S. (2023). Artikel Review: Tinjauan Pemilihan Obat Antipiretik untuk Anak-Anak. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(1), 230–236. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i1.24

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free