Abstract
Penggunaan tanaman sebagai pengobatan diare merupakan sumber potensialsebagai alternatif obat tradisional.Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.)merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai antidiare karenamemiliki kandungan senyawa flavonoid, tanin dan saponin.Tujuan dari penelitianini adalah mengetahui efek anti diare dari infusa Kulit Pisang Kepok pada mencityang diinduksi dengan oleum ricini dan mengetahui dosis infusa Kulit PisangKepok yang memberikan efek antidiare yang paling baik.Kulit Pisang Kepokdiekstraksi dengan metode infusa.Pengujian efek antidiare dilakukan denganmenginduksioleum ricinike mencit. Kelompok perlakuan terbagi menjadi 5kelompok yaitu kelompok 1 (kontrol negative),kelompok 2 (kontrol positifloperamid 2mg), kelompok 3 (infusa Kulit Pisang Kepok 5% b/v), kelompok 4(infusa Kulit Pisang Kepok 10% b/v) dan kelompok 5 (infusa Kulit Pisang Kepok15% b/v). Pengamatan antidiare dilaksanakan tiap 30 menit selama 4 jam meliputifrekuensi dan konsistensi diare. Hasilpengamatan frekuensi diaremenunjukkanterdapat perbedaan bermakna antara kelompok 5 dengan kelompok 1dilihat dari penurunan frekuensi diare.Hasil penelitian pada konsistensi fesesmenunjukkankelompok 5memberikan perbaikan konsistensi feses (normal)padamenit ke 180.Infusa Kulit Pisang Kepok 15% b/vmenunjukkan efek antidiareyang paling baik dibandingkan dengan infusa Kulit Pisang Kepok 5% b/v dan10% b/v.
Cite
CITATION STYLE
Revita Saputri, Risti Hadiyanti, & Eka Fitri Susiani. (2020). UJI EFEK ANTIDIARE INFUSA KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L. forma typical) TERHADAP MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI OLEUM RICINI. Borneo Journal of Pharmascientech, 4(1), 80–89. https://doi.org/10.51817/bjp.v4i1.285
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.