Abstract
Sakramen pernikahan yang diawali dengan bimbingan pranikah di gereja dianggap suatu keharusan oleh masyarakat Kristen pada umumnya dan calon pasangan nikah dan juga khususnya keluarganya. Sakramen pernikahan dianggap sebagai suatu proses pengesahan yang penting di mana ada persyaratan yang mengharuskan komitmen pernikahan untuk bertahan seumur hidup (ontological union). Baik calon mempelai, keluarga dan juga sebagian Pendeta pelaksana menerima semua itu apa adanya tanpa pernah mempertanyakan kenapa suatu peristiwa yang sangat pribadi dan kekeluargaan berdasarkan kasih harus disahkan gereja sekalipun tidak ada bukti cukup kuat di dalam Alkitab hal tersebut pernah dilakukan. Sakramen pernikahan gereja tidak terbukti ada di dalam Alkitab. Akta pernikahan gereja, produk sakramen pernikahan dijadikan syarat awal sah atau tidaknya sebuah pernikahan sebelum dilanjutkan ke dalam pencatatan sipil. Study kepustakaan dari beberapa tulisan tentang sejarah pernikahan dan eksposisi yang deskriptif teologis dari ayat-ayat Alkitab kunci tentang pernikahan telah dilakukan untuk bisa memberikan suatu pemahaman kepada anggota gereja tentang apa yang selama ini dilakukan berkaitan dengan sakramen pernikahan.
Cite
CITATION STYLE
Pan, D. T. (2021). LATAR BELAKANG HISTORIS DAN TEOLOGIS SAKRAMEN PERNIKAHAN DI DALAM GEREJA. Voice, 1(2), 25. https://doi.org/10.54636/teologi.v1i2.25
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.