Analisis Penyimpangan Prinsip Kesopanan pada Berita dalam Surat Kabar Senator.ID yang Berjudul PJS Lampung Kecam Penangkapan dan Intimidasi Wartawan

  • Putri A
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Media massa memiliki kekuatan untuk memilih realitas mana yang akan dijadikan berita dan mana yang tidak. Dalam pekerjaan jurnalisme, peristiwa konflik diangkat dalam media massa. Isi berita yang disajikan oleh media massa dapat menentukan citra atau pandangan masyarakat terhadap suatu objek tertentu. Informasi dalam berita didapat dengan menggunakan berbagai macam cara, salah satunya wawancara. Wawancara sering dipandang sebagai suatu hal yang sederhana. Dalam wawancara, semua orang memiliki kemampuan untuk berpendapat atau beragumen, tidak jarang dalam wawancara dapat kita temui bentuk penyimpangan prinsip kesopanan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyimpangan prinsip kesopanan pada berita dalam surat kabar Senator.ID yang Berjudul PJS Lampung Kecam Penangkapan dan Intimidasi Wartawan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Adapun teknik yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu metode baca dan catat. Berdasarkan hasil analisis deskriptif kualitatif yaitu terdapat tidak adanya penyimpangan maksim kebijaksanaan, 2 penyimpangan maksim kedermawanan, 2 penyimpangan maksim pujian, 1 penyimpangan maksim kerendahan, tidak adanya penyimpangan maksim kesepakatan, dan tidak adanya penyimpangan maksim simpati.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, A. S. (2023). Analisis Penyimpangan Prinsip Kesopanan pada Berita dalam Surat Kabar Senator.ID yang Berjudul PJS Lampung Kecam Penangkapan dan Intimidasi Wartawan. Edukasi Lingua Sastra, 21(2), 173–182. https://doi.org/10.47637/elsa.v21i2.784

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free