Formulasi dan Evaluasi Sediaan Emulgel Ekstrak Etanl 96% Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa blimbi L.)

  • Yulianti L
  • Sari R
  • Slamet S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) berpotensi diformulasikan sebagai sediaan topikal dalam bentuk emulgel. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi emulgel ekstrak etanol 96% daun belimbing wuluh dengan variasi konsentrasi 1%, 5%, dan 10%. Metode penelitian meliputi ekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 96% serta evaluasi sediaan melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, tipe emulsi, dan uji hedonik yang melibatkan 20 orang panelis, dengan setiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali replikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan sediaan semi padat, homogen, dan bertipe emulsi minyak dalam air (M/A) dengan pH yang sesuai dengan pH kulit. Perbedaan konsentrasi ekstrak mempengaruhi karakteristik fisik sediaan, terutama viskositas dan daya sebar. Uji hedonik menunjukkan bahwa formula dengan konsentrasi 1% (F1) merupakan yang paling disukai. Kesimpulannya, ekstrak daun belimbing wuluh dapat diformulasikan menjadi emulgel yang stabil secara fisik, dengan formula terbaik pada konsentrasi 1% karena memberikan karakteristik fisik dan tingkat penerimaan paling optimal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yulianti, L., Sari, R. I. P., Slamet, S., Maryani, D., & Kurniawan, T. D. (2026). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Emulgel Ekstrak Etanl 96% Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa blimbi L.). Jurnal Penelitian Inovatif, 6(2), 1345–1352. https://doi.org/10.54082/jupin.2404

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free