Abstract
Permasalahan nasionalisme sejatinya selalu ada selama manusia itu hidup dan nasionalisme harus ditumbuh kembangkan di berbagai kalangan terutama pada generasi muda. Pemerintah mempunyai kewajiban untuk menumbuh kembangkan semangat nasionalisme melalui pendidikan dan pembelajaran Pembelajaran PKn diharapkan dapat membangun semangat nasionalisme peserta didik melalui civic knowledge, civic skills dan civic disposition. Nasionalisme peserta didik harus dikembangkan sejalan dengan pengaruh positif dan negatif globalisasi yang dapat mempengaruhi pola pikir dan gaya hidup peserta didik. Untuk itu penulis tertarik untuk meneliti mengenai Pengaruh Langsung Pembelajaran PKn terhadap Nasionalisme Peserta Didik. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai pembelajaran PKn terhadap nasionalisme peserta didik. Rumusan hipotesis penelitian Pembelajaran PKn berpengaruh langsung terhadap nasionalisme peserta didik. Hasil penelitian Pembelajaran PKn mendapatkan skor rata-rata sebesar 3,697 (73,94%) dengan standar deviasi sebesar 0,947 termasuk pada kategori tinggi. Artinya secara umum pembelajaran PKn pada peserta didik dinilai telah terlaksana dengan baik, walaupun memiliki sebaran yang kurang merata. Nasionalisme Peserta Didik memperoleh rata-rata 3,979 (79,57%) standar deviasi 0,892 prosentasi 79,57 katagori Tinggi. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pembelajaran PKn secara langsung berpengaruh positif terhadap nasionalisme peserta didik pada Sekolah Menengah di Kota Cimahi, pengaruh (R-Square) dapat dinyatakan bahwa pembelajaran PKn berpengaruh tinggi terhadap nasionalisme peserta didik.
Cite
CITATION STYLE
Halimah, L. (2018). PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP NASIONALISME PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH KOTA CIMAHI. PEDAGOGIA, 16(3), 209. https://doi.org/10.17509/pdgia.v16i3.13242
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.