Budaya Perawatan Payudara Ibu Nifas Pada Suku Konjo Di Kawasan Adat Ammatoa Kabupaten Bulukumba

  • Ningsih S
  • Marni S
  • Melandani D
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masyarakat di kawasan adat Ammatoa kajang masih sangat kental dengan budayanya sehingga ibu nifas di kawasan tersebut masih melakukan perawatan payudara secara tradisional yaitu dengan menggunakan dedaunan. Tujuan : Untuk mengetahui praktik budaya perawatan payudaraibu nifas di Suku Konjo di Kawasan Adat AmmatoaKabupaten Bulukumba. Metode : metode kualitatif dan menggunakan subjek peneliti  adalah ibu nifas yang masih melakukan perawatan payudara. Pengumpulan data melalui obsevasi dan wawancara mendalam. Hasil : Tidak terdapat informan yang melakukan perawatan payudara secara medis atau modern di Suku Konjo. Seluruh informan masih melakukan perawatan payudara secara tradisional atau secara budayanya sendiri di Suku Konjo di Kawasan Adat Ammatoa. Kesimpulan : semua informan masih meggunakan cara tradisional menggunakan dedaunan namun hal ini dilakukan dengan cara yang kurang tepatseperti saat akan melakukan perawatan payudara informan hanya mencuci tangan tanpa menggunakan sabun dan setelah selesai perawatan payudara informan hanya membersihkan payudaranya dengan menggunakan air bersih saja tanpa menggunakan sabun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ningsih, S. N., Marni, S., & Melandani, D. M. (2022). Budaya Perawatan Payudara Ibu Nifas Pada Suku Konjo Di Kawasan Adat Ammatoa Kabupaten Bulukumba. JMNS, 4(1), 10–17. https://doi.org/10.57170/jmns.v4i1.85

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free