SOSIALISASI STUNTING DAN INTERVENSI PENCEGAHAN STUNTING ERA NEW NORMAL DI DESA KRINJING, WATUMALANG

  • Mila Fursiana Salma Musfiroh
  • Misyono
  • Erna khusna Zifani
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Prevalensi stunting di Indonesia menempati peringkat kelima terbesar di dunia. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan kurang gizi yang berlangsung kronis. Masyarakat yang tinggal di daerah-daerah terpencil kurang mendapat perhatian dari dinas Kesehatan setempat sehingga penderita stunting belum mendapatkan penanganan yang semestinya. Saat ini, Indonesia sudah memasuki era new normal dimana aktivitas masyarakat berjalan seperti sediakala, baik itu pusat pemerintahan, instansi pendidikan, instansi kesehatan dan lainnya. Hal tersebut melatarbelakangi kami untuk  mengadakan  program sosialisasi stunting khususnya di Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang. Artikel ini bertujuan memberikan informasi terkait sosialisasi stunting dan intervensi pencegahan stunting pada anak yaitu dengan membantu memberikan layanan informasi dari dinas Kesehatan setempat kepada masyarakat guna mengajak masyarakat melakukan gerakan hidup sehat. Dengan demikian, sosialisasi ini cukup efektif untuk memberikan informasi tentang cara mencegah dan mengurangi kejadian stunting pada anak. Dengan diadakannya sosialisasi stunting di Desa Krinjing, kesadaran masyarakat terkait tumbuh kembang anak semakin meningkat, sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya stunting dan menurunkan persentase stunting di Indonesia khususnya di Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mila Fursiana Salma Musfiroh, Misyono, Erna khusna Zifani, Siti Mahmudah, Mohammad Fakih Udin, Achmad Solihudin, … M.Salafudin. (2022). SOSIALISASI STUNTING DAN INTERVENSI PENCEGAHAN STUNTING ERA NEW NORMAL DI DESA KRINJING, WATUMALANG. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 8–15. https://doi.org/10.30640/abdimas45.v1i1.188

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free