Paradigma Pendidikan Kritis Dalam Dimensi Kesadaran Kritis Dan Proses Dialogis Kritis

  • Putera Semadi A
N/ACitations
Citations of this article
77Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Pendidikan kritis merupakan sebuah pemikiran alternatif, setelah kejenuhan menghadapi dunia baru yang terlalu didominasi oleh pemikiran positivistik yang menghasilkan pola sosialitas materialistis dan kapitalistik. Melalui proses identifikasi kritis, manusia pada umumnya dan siswa pada khususnya mampu mengembangkan berbagai potensi atau kreativitas, rasa, karsa, dan kreasi yang menjadi inti dari proses budaya. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan prosedur yang menggunakan pendekatan fenomenologis. Semua data dapat dideskripsikan secara jelas melalui penerapan metode analisis deskriptif tanpa menggunakan prosedur statistik atau dengan cara kuantifikasi lainnya. Pendidikan kritis bukan hanya sekedar transfer pengetahuan atau informasi, tetapi merupakan proses psikologis atau praktik budaya menuju kesadaran diri atau pembebasan siswa. Fungsi utama pengembangan pendidikan kritis adalah upaya penyadaran diri, atau disebut juga kesadaran kritis, sebagaimana waktu mengembangkan metode pembelajaran utamanya dengan menekankan prinsip dominasi dialogis kritis.   Kata kunci: Pendidikan kritis, Dimensi pendidikan kritis, Proses dialogis kritIs.   Abstract Critical education is an alternative thinking, after being bored with a new world that is too dominated by positivistic thinking that produces a materialistic and capitalistic pattern of sociality. Through a critical identification process, humans in general and students in particular are able to develop various potentials or creativity, taste, initiative, and creation which are the core of the cultural process. This research was classified as a qualitative research with a procedure that uses a phenomenological approach. All data can be described clearly through the application of descriptive analysis methods without using statistical procedures or by other means of quantification. Critical education is not just a transfer of knowledge or information, but is a psychological process or cultural practice towards self-awareness or student liberation. The main function of developing critical education is self-awareness, or also called critical awareness, as when developing its main learning method by emphasizing the principle of critical dialogical dominance.   Key words: Critical education, Dimensions of critical education, Critical dialogical process.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putera Semadi, A. A. G. (2022). Paradigma Pendidikan Kritis Dalam Dimensi Kesadaran Kritis Dan Proses Dialogis Kritis. Widya Accarya, 13(2), 209–223. https://doi.org/10.46650/wa.13.2.1327.209-223

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free