Variasi Teknik Pengeringan Daun Tekelan (Chromolaena odorata L.) Mempengaruhi Aktivitas Antioksidan: Penelitian Laboratorium dengan Metode ABTS

  • Utami Y
  • Mubarak F
  • Rahman N
N/ACitations
Citations of this article
105Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tekelan (Choromolaena odorata L.) merupakan tanaman yang digunakan sebagai di masyarakat sebagai obat luka dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi teknik pengeringan daun tekelan terhadap aktivitas antioksidan ekstrak etanol menggunakan metode ABTS. Hasil penelitian aktivitas antioksidan metode ABTS menggunakan beberapa variasi tehnik pengeringan simpilisia yaitu dikering anginkan, teknik pengeringan sinar matahari langsung, sinar matahari langsung tidak langsung dan oven suhu 50oC dengan pembanding menggunakan vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 berturut-turut 28,909 µg/mL, 22,984 µg/mL,10,645 µg/mL dan 27,639 µg/mL dengan nilai IC50 vitamin C sebagai pembanding yaitu 4,558 µg/mL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh variasi metode pengering terhadap penangkalan radikal bebas ABTS, aktivitas antioksidan dengan metode pengeringan menggunakan cahaya matahari secara tidak langsung memiliki aktivitas terbaik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Utami, Y. P., Mubarak, F., & Rahman, N. F. (2023). Variasi Teknik Pengeringan Daun Tekelan (Chromolaena odorata L.) Mempengaruhi Aktivitas Antioksidan: Penelitian Laboratorium dengan Metode ABTS. Health Information : Jurnal Penelitian, 15(2), 180–189. https://doi.org/10.36990/hijp.v15i2.775

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free