Abstract
Persoalan pangan merupakan persoalan kemanusiaan yang perlu ditangani dengan serius. Kenaikan harga energi, khususnya energi fosil, mempengaruhi harga pupuk dan pakan sehingga mendorong kenaikan harga pangan. Ditambah variabilitas iklim yang mempengaruhi produktifitas pangan, dampak terhadap kinerja makroekonomi, produktivitas pangan, kinerja ekonomi regional, ekonomi rumah tangga dan tingkat kemiskinan semakin terasa. Stimulus pengeluaran pemerintahdan peningkatan produktifitas diprediksikan mampu menahan goncangan yang terjadi, namun strategi yang memberikan efek jangka serta mampu menciptakan sistem pangan yang tangguh (resilient) perlu didesain dengan serius. Untuk itu diperlukan upaya yang menyeluruh dan terintegrasi mulai dari peningkatan produktivitas, mempertahankan stabilitas, penguatan industri, peningkatan efisiensi sistem pangan, meningkatkan diversifikasi dan ketahanan pangan lokal, penguatan sumberdaya dan perlindungan petani.
Cite
CITATION STYLE
Satria, A., Anggraini, E., Widyastutik, W., Nuryartono, N., Amaliah, S., Helmi, A., & Sangadji, M. (2022). Membangun Resiliensi Sistem Pangan Indonesia. Policy Brief Pertanian, Kelautan, Dan Biosains Tropika, 4(4), 338–345. https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0404.338-345
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.