Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Polya Ditinjau Dari Gaya Kognitif

  • Muhammad Raffly Iqbal
  • Aryo Andri Nugroho
  • Achmad Buchori
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Empu Tantular Semarang. Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil tes MFFT yang dikerjakan oleh 24 peserta didik kelas VIII A, kemudian dipilih subjek dengan gaya kognitif impulsif dan satu subjek dengan gaya kognitif reflektif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Subjek dengan gaya kognitif impulsif belum mampu memenuhi semua indikator pemecahan masalah pada langkah polya dengan sempurna, dari tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan membuat kesimpulan/melakukan evaluasi 2) Subjek dengan gaya kognitif reflektif mampu memenuhi semua indikator pemecahan masalah dari tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan membuat kesimpulan/melakukan evaluasi 3) Subjek dengan gaya kognitif impulsif menjawab pertanyaan dengan singkat, sedangkan reflektif menjawab dengan jawaban lebih rinci.   Abstract This research is a qualitative descriptive research. This research was conducted at Empu Tantular Junior High School in Semarang. The research subjects were selected based on the results of the MFFT test conducted by 24 students of class VIII A, then subjects with impulsive cognitive styles and one subject with reflective cognitive styles were selected. The data collection technique in this study uses written tests, interviews and documentation. The data analysis technique in this study uses data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results showed that 1) Subjects with impulsive cognitive styles were not able to meet all problem-solving indicators in the polya step perfectly, from the stage of understanding the problem, planning solutions, implementing the plan and making conclusions/evaluating 2) Subjects with reflective cognitive styles were able to meet all problem-solving indicators from the stage of understanding the problem, planning solutions, implementing the plan and making conclusions/evaluating 3) Subjects with impulsive cognitive styles answered questions briefly, while reflective answered with more detailed answers.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad Raffly Iqbal, Aryo Andri Nugroho, & Achmad Buchori. (2024). Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Polya Ditinjau Dari Gaya Kognitif. Jurnal Pendidikan Guru Profesional, 2(1), 108–127. https://doi.org/10.26877/jpgp.v2i1.840

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free