Efek Sinergis Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Ampisilin terhadap Escherichia coli secara in vitro

  • Kusmana Pratama Putra
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Escherichia coli (E.coli) pada kondisi tertentu dapat diobati dengan ampisilin. Namun ampisilin saat ini mulai ditinggalkan karena tingginya kasus E.coli yang resisten ampisilin. Salah satu cara untuk mengatasi masalah resistensi ini adalah dengan mengkombinasi ekstrak rimpang kunyit (ERK) dan ampisilin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antimikroba dan efek sinergis kombinasi ERK (Curcuma domestica Val.) dan ampisilin terhadap E.coli secara in vitro. Penelitian ini menggunakan desain uji esksperimental laboratorik sungguhan secara in vitro dengan metode agar diffusion. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan dinalisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ERK (Curcuma domestica Val.) konsentrasi 165, 330, 660 µg/ml tidak didapatkan zona inhibisi terhadap E.coli. Persentasi peningkatan zona inhibisi pada MHA-ERK-ampisilin 165, 330, 660 µg/ml : 24,11%; 38,79% ; 47,39% lebih besar dibanding ampisilin tunggal. Simpulan dari penelitian ini adalah ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) 165 µg/ml, 330 µg/ml, dan 660 µg/ml tidak memiliki efek antimikroba terhadap Escherichia coli secara in vitro sedangkan kombinasi ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) dan ampisilin memiliki efek sinergis terhadap Escherichia coli secara in vitro.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kusmana Pratama Putra. (2021). Efek Sinergis Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Ampisilin terhadap Escherichia coli secara in vitro. Majalah Kedokteran UKI, 37(1), 13–19. https://doi.org/10.33541/mk.v37i1.2936

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free