Abstract
Dialog antaragama dalam konteks Indonesia sebenarnya merupakan salah satu isu krusial bagi Gereja. Paradigma baru melakukan misi di dunia saat ini telah dipromosikan sejak Konsili Vatikan II (1962-1965) dan seterusnya untuk kemajuan hidup bersama di dunia bersama ini dan untuk kebaikan umat manusia. Gereja Katolik Indonesia terpanggil untuk menjadikan dialog antaragama sebagai nada utama dan metode misinya dan dalam melakukannya bekerja sama dengan orang-orang dari agama lain untuk masyarakat yang adil dan damai. Gereja Indonesia menjalankan karakter misioner ini dari banyak dokumen gerejawi, mulai dari Konsili Vatikan II hingga Kepausan Paulus VI dan Yohanes Paulus II.Penulis mencoba menawarkan analisisnya dengan maksud utama untuk mendukung dialog misi yang telah dilakukan Gereja. dibuat dalam masyarakat multikultural Indonesia.
Cite
CITATION STYLE
Baene, B. B. (2015). Gereja Katolik dan Dialog Antaragama Di Indonesia Sejak Konsili Vatikan II. Perspektif, 10(1), 77–91. https://doi.org/10.69621/jpf.v10i1.6
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.