SOSIALISASI DAN PELATIHAN SIRUP BAWANG DAYAK (TIWAI) DI DESA SAJAU HILIR KEC. TANJUNG PALAS TIMUR

  • Tati Hariyati
  • Dewi Qomariah Imelda
  • Hery Yansen
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan untuk memenuhi kewajiban sebagai Dosen dalam melaksanakan  tridarma, salah satunya pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan di Desa Sajau Hilir Kec. Tanjung Palas Timur, Kalimantan Utara, dengan tema “Pembuatan Sirup Minuman dari Bawang Dayak. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan tujuannya untuk memberi informasi kepada masyarakat manfaat dan khasiat bawang dayak bagi kesehatan serta pengolahan bawang dayak menjadi sirup minuman kesehatan dengan mengoptimalkan potensi daerah. Bawang dayak merupakan tanaman obat asli Kalimantan yang banyak tumbuh, selama ini tanaman bawang dayak hanya dijual dipasar dalam bentuk segar dan kering, bahkan dalam bentuk produk the celup. Namun belum dilakukan dalam bentuk olahan lain seperti sirup bawang dayak, proses pembuatan sirup bawang dayak sangat mudah, pembersihan, pencucian, pengirisan, perendaman, penyaringan, perebusan dan pengemasan. Metode yang digunakan ada dua tahap pertama melakukan sosialisasi dengan cara ceramah dan diskusi, tahap kedua dengan melakukan demontrasi atau praktek secara langsung pembuatan sirup bawang dayak. Pembuatan sirup bawang dayak dibuat dengan dua aroma yaitu aroma pandan dan aroma rempah (sesuai selera).

Cite

CITATION STYLE

APA

Tati Hariyati, Dewi Qomariah Imelda, & Hery Yansen. (2023). SOSIALISASI DAN PELATIHAN SIRUP BAWANG DAYAK (TIWAI) DI DESA SAJAU HILIR KEC. TANJUNG PALAS TIMUR. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 33–38. https://doi.org/10.53625/jabdi.v3i1.5729

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free