Pengaruh Kecukupan Konsumsi Zink dengan Kejadian Stunting: Studi Literatur

  • Purwandini S
  • Atmaka D
N/ACitations
Citations of this article
236Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah kondisi tinggi badan balita tidak sesuai dengan standar menurut usia. Kondisi ini disebabkan asupan gizi yang kurang selama 1000 HPK. Stunting dalam jangka panjang dapat menyebabkan menurunnya produktifitas karena terjadi kemunduran kognitif. Asupan gizi yang penting untuk mencegah stunting terdiri dari zat gizi makro dan mikro terutama zink. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh zink terhadap kejadian stunting. Metode: Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan literature review. Ulasan: Hasil telaah dari 10 jurnal menunjukkan bahwa beberapa penelitian menunjukkan adanya pengaruh konsumsi zink dengan kejadian stunting. Hal ini dikarenakan berbagai fungsi zink dalam tubuh yang penting untuk pertumbuhan diantaranya berperan dalam sintesis hormon pertumbuhan, membantu pemanjangan tulang, meningkatkan sistem imun, serta meningkatkan kepekaan indra pengecap yang membuat nafsu makan meningkat. Kesimpulan: Zink sangat penting untuk mencegah stunting sehingga konsumsi zink dalam jumlah yang cukup pada balita sangat dianjurkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purwandini, S., & Atmaka, D. R. (2023). Pengaruh Kecukupan Konsumsi Zink dengan Kejadian Stunting: Studi Literatur. Media Gizi Kesmas, 12(1), 509–515. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.509-515

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free