ANALISIS KADAR AIR DAN NITRIT PADA PATI SAGU

  • Sari D
  • Arza S
  • Fiona F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
274Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pati sagu memiliki kandungan amilosa yang relatif tinggi. Pati sagu mudah mengalami kerusakan akibat kadar air yang terkandung didalamnya. Kadar air merupakan persentase perbandingan berat dalam bentuk cair terhadap bentuk padatan. Besarnya risiko kerusakan bahan pangan dipengaruhi oleh tingginya kadar air bahan pangan baik sebagai dampak metabolisme maupun adanya mikroorganisme yang memicu peningkatan kadar air tersebut. Kandungan nitrit juga dapat terbentuk di dalam pati. Tujuan dilakukan pengujian ini adalah untuk mengidentifikasi kadar air dan nitrit yang terkandung di dalam pati sagu. Metode pengujian ini bertumpu pada perbandingan berat awal dengan berat setelah diuji. Sampel yang digunakan adalah pati sagu. Hasil dari pengujian akan dijabarkan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yaitu penyajian data yang diperoleh dari perhitungan jumlah berat beserta pengamatan secara jelas dan sistematis. Hasil pengujian kadar air akan dihitung menggunakan rumus kadar air yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Pengujian yang telah dilakukan memperoleh hasil pengukuran kadar air tertinggi pada sampel PS3 sebesar 13,32% dan PS4 dengan kadar air yang paling rendah sejumlah 11,32%. Uji nitrit menghasilkan sampel yang memiliki nilai pengukuran paling tinggi dari sampel PS1 dengan berat akhir 15,9262 gram, dan PS4 yang memiliki berat akhir paling rendah dengan berat 14,6056 gram.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, D., Arza, S., Fiona, F., Novita, N., Dermawan, B., & Ega, E. (2024). ANALISIS KADAR AIR DAN NITRIT PADA PATI SAGU. Journal of Food Security and Agroindustry, 2(1), 11–16. https://doi.org/10.58184/jfsa.v2i1.280

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free