Feminisme Islam di Indonesia: Refleksi, Aksi, dan Praxis

  • Mulia M
N/ACitations
Citations of this article
87Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini merefleksikan pengalaman penulis sebagai akademisi dan sekaligus aktivis  gerakan feminisme Islam. Berbeda dengan gerakan feminisme lain, feminisme Islam mendasarkan gagasannya pada ajaran Islam yang humanis, inklusif dan egaliter. Feminisme Islam berupaya memberdayakan perempuan secara spiritual dan moral, menghapus ketidakadilan, dan mempromosikan kesetaraan gender dalam seluruh bidang kehidupan. Menjadi feminis Islam identik dengan berjihad melawan sistem gender yang hierarkis dan menggerus potensi kemanusiaan perempuan, dan selanjutnya merumuskan kembali Islam sebagai sumber otoritas yang memerdekakan perempuan. Para feminis Islam berkontribusi pada produksi ide egalitarianisme dan aktivisme gender dengan meletakkan perempuan berpusat pada kebebasan mereka sendiri. Mereka berhasil menemukan kembali pengetahuan tersembunyi tentang prinsip egaliter Islam yang terkubur budaya patriarki, itulah ciri utama epistemologi feminis Islam. Penulis selanjutnya merekomendasikan pentingnya feminisme Islam diintegrasikan dalam studi keislaman di perguruan tinggi di Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mulia, M. (2022). Feminisme Islam di Indonesia: Refleksi, Aksi, dan Praxis. Jurnal Perempuan, 27(2), 167–178. https://doi.org/10.34309/jp.v27i2.689

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free