BASIS DATA LEKSIKAL: PERUBAHAN BUNYI BAHASA MINANGKABAU ISOLEK SANGIR JUJUAN

  • Rahman F
  • Kurniati S
  • Nova Rina
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Secara geografis, wilayah Koto Tinggi, Solok Selatan terletak di provinsi Sumatera Barat yang berbatasan langsung dengan wilayah Kerinci provinsi Jambi. Posisi geografis ini membuat isolek Koto Tinggi mempunyai variasi bunyi yang unik dan menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perubahan bunyi bahasa Minangkabau isolek Koto Tinggi dengan protobahasa Minangkabau berdasarkan basis data leksikal. Penelitian ini mengambil 1580 korpus basis data leksikal hasil kolaborasi penulis dengan Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology, Padang Field Station, berupa hasil elisitasi dan bahasa kolokial dari penutur asli.  Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif komparatif di mana isolek Sangir Jujuan dibandingkan dengan protobahasanya yaitu protobahasa Minangkabau. Kemudian data dikelompokkan dan dianalisis berdasarkan tipe perubahan bunyi yang terjadi. Dari hasil penelitian ditemukan perubahan bunyi isolek Sangir Jujuan berupa perubahan lenisi; fortisi; zeroisasi yang mencakup aferesisi, apokop, haplologi, dan sinkop; penambahan bunyi yang mencakup epentesis dan protesis; diftongisasi; dan metatesis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahman, F., Kurniati, S., & Nova Rina. (2024). BASIS DATA LEKSIKAL: PERUBAHAN BUNYI BAHASA MINANGKABAU ISOLEK SANGIR JUJUAN. Linguistik Indonesia, 42(1), 185–198. https://doi.org/10.26499/li.v42i1.572

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free