Abstract
Dalam waktu sepuluh tahun terakhir ini dunia arkeologi mengalami perkembangan yang sangat pesat di dalam metodologinya. Semenjak tahun 1960-an sudah dirasakan bahwa disiplin arkeologi berkembang menuju ke arah scientific methodology (metodologi ilmiah). Sebagai akibat perkembangan ini ada kecenderungan dari para1 arkeolog untuk menempatkan disiplin arkeologi ke dalam sains dan mengemukakan keberatannya untuk menempatkan humanisme ke dalam prosedur arkeologi. Makalah ini akan mencoba menempatkan sains dan humanisme di dalam disiplin arkeologi.
Cite
CITATION STYLE
Subroto, Ph. (1982). Arkeologi: Humanisme dan Sains. Berkala Arkeologi, 3(1), 6–13. https://doi.org/10.30883/jba.v3i1.294
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.